lingkarkeadilan.com | PURWOKERTO - Target lima besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 bukan sekadar ambisi KONI Kabupaten Banyumas. Target itu menjadi taruhan untuk membuktikan bahwa peningkatan dukungan pemerintah, pemusatan latihan, dan penguatan mental atlet mampu menghasilkan lonjakan prestasi.
Pesan tersebut mengemuka dalam Pembekalan Motivasi Juara yang diberikan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono kepada kontingen Banyumas di Convention Hall Hotel Dominic, lantai 7, Purwokerto, Jumat (16/10/2026) malam. Kegiatan yang digelar KONI Banyumas itu menjadi bagian dari persiapan menghadapi Porprov XVII Jateng pada 25–30 Oktober 2026.
Di hadapan atlet dan pelatih, Sadewo menegaskan bahwa mereka bukan sekadar peserta kompetisi, melainkan duta daerah yang membawa nama baik, harapan, dan kebanggaan masyarakat Banyumas.
“Menanglah dengan terhormat. Jika belum berhasil, jadikan pengalaman itu sebagai bahan evaluasi untuk menjadi lebih baik,” demikian pesan utama Bupati kepada para atlet.
Sadewo menekankan, mental juara tidak diukur semata-mata dari hasil akhir pertandingan. Atlet berprestasi harus mampu mengendalikan rasa takut, menjaga fokus saat menghadapi tekanan, berjuang maksimal, serta tidak mudah menyerah ketika pertandingan berjalan di luar harapan.
Ia juga mengingatkan pentingnya sportivitas, penghormatan terhadap lawan, kepatuhan terhadap peraturan, dan kesiapan menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.
Kepada para pelatih, Sadewo meminta agar pendampingan dilakukan dengan kesabaran, ketegasan, dan keyakinan terhadap potensi setiap atlet. Suasana latihan yang positif dan dukungan mental dinilai menjadi faktor penting ketika atlet menghadapi persaingan sesungguhnya.
Pemerintah Kabupaten Banyumas juga menyiapkan insentif sebagai salah satu bentuk apresiasi atas perjuangan atlet. Dalam pembekalan tersebut, Sadewo menyebut bonus sebesar Rp50 juta untuk peraih medali emas, Rp30 juta untuk perak, dan Rp20 juta untuk perunggu.
Insentif itu diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi kontingen untuk memberikan hasil terbaik. Namun, besarnya bonus bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Konsistensi performa, kesiapan menghadapi lawan, dan kemampuan menjaga mental dalam pertandingan akan menentukan hasil akhir.
Ketua Umum KONI Banyumas, Arie Suprapto, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan prestasi olahraga. Ia menilai komitmen Bupati terhadap kemajuan olahraga menjadi dorongan penting bagi atlet, pelatih, dan seluruh jajaran pembinaan olahraga Banyumas.
Dukungan tersebut sekaligus menempatkan kontingen pada tanggung jawab yang lebih besar, yakni mengubah persiapan menjadi prestasi nyata di arena pertandingan.
Banyumas sebelumnya telah mengukuhkan dan melepas 404 atlet serta 105 pelatih untuk berlaga di Porprov XVII Jateng 2026. Prosesi pelepasan berlangsung di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Sabtu (10/10/2026).
KONI Banyumas membidik lima besar dengan target 56 medali emas, 77 perak, dan 101 perunggu. Sasaran itu menuntut peningkatan signifikan dibandingkan capaian Porprov 2023, ketika Banyumas finis di peringkat kedelapan dengan raihan 29 emas, 44 perak, dan 50 perunggu.
Target baru tersebut berarti Banyumas harus meningkatkan perolehan emas hampir dua kali lipat. Tantangannya bukan hanya menambah jumlah medali, melainkan memastikan kesiapan atlet di setiap cabang olahraga yang menjadi andalan kontingen.
Pemusatan latihan, dukungan pemerintah, penguatan mental, dan skema bonus telah menjadi bagian dari persiapan. Kini, seluruh upaya itu akan diuji dalam kompetisi yang berlangsung di wilayah Semarang Raya.
Sadewo menutup pembekalan dengan pesan agar para atlet bertanding penuh keyakinan, berani menghadapi persaingan, menjaga kesehatan, dan menjunjung sportivitas.
Target lima besar telah dipatok, dukungan telah diberikan, dan bonus telah dijanjikan. Di Porprov XVII Jateng 2026, ukuran keberhasilan Banyumas akhirnya ditentukan oleh satu hal: prestasi yang benar-benar diraih di arena.




