-->
74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

 


Bhabinkamtibmas Polresta Banyumas Kawal Tracing TBC Terintegrasi CKG, Deteksi Dini Di Sejumlah Wilayah

Tracing TBC) Terintegrasi CKG
Lingkar keadilan, BANYUMAS – Polresta Banyumas terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan melalui pelaksanaan Tracing Tuberkulosis (TBC) Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar serentak di sejumlah kecamatan di Kabupaten Banyumas, Kamis (17/7/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Sumpiuh, Kemranjen, Purwojati, Lumbir, Kembaran, Sumbang, Wangon, Purwokerto Utara, Karanglewas, dan Rawalo. Dalam pelaksanaannya, jajaran Bhabinkamtibmas bersinergi dengan puskesmas, pemerintah desa, kader TB Paru, serta tenaga kesehatan untuk melakukan pendampingan, tracing, screening, hingga monitoring terhadap pasien maupun warga yang memiliki kontak erat dengan penderita TBC.

Berbagai upaya dilakukan di lapangan, mulai dari koordinasi lintas sektor, pemeriksaan kesehatan, pembagian botol sampel dahak, investigasi kontak serumah, pemantauan kondisi pasien, hingga pemeriksaan lanjutan berupa laboratorium dahak dan rontgen dada bagi warga yang diduga suspek TBC.

Di Kecamatan Kemranjen, misalnya, Bhabinkamtibmas mendampingi kegiatan tracing dengan target 100 warga yang menjalani pemeriksaan. Sementara di Kecamatan Karanglewas, tim tracer TB Paru RSUD Ajibarang bersama petugas kesehatan melakukan screening terhadap 100 warga yang diduga suspek TBC melalui pemeriksaan kesehatan, tes dahak, dan foto toraks. Di wilayah lainnya, Bhabinkamtibmas aktif mendampingi tenaga kesehatan melakukan investigasi kontak erat terhadap pasien sebagai langkah memutus rantai penularan.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Petrus P. Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan keterlibatan Polri dalam kegiatan tracing merupakan bentuk dukungan terhadap program nasional percepatan penanggulangan Tuberkulosis sekaligus wujud pelayanan kepada masyarakat.

"Polri berkomitmen mendukung program pemerintah dalam percepatan eliminasi Tuberkulosis melalui sinergi dengan tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan diharapkan dapat memperlancar proses tracing, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, serta mempercepat penanganan sehingga mata rantai penularan TBC dapat diputus," ujar Kapolresta.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada TBC maupun memiliki riwayat kontak erat dengan penderita. Menurutnya, deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut.

Seluruh rangkaian kegiatan tracing TBC terintegrasi CKG di berbagai wilayah Kabupaten Banyumas berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui kolaborasi yang erat antara Polri, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan upaya percepatan eliminasi TBC di Kabupaten Banyumas dapat berjalan lebih efektif sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.