![]() |
| Perayaan HUT pertama PESTOL |
Lingkar keadilan, BANYUMAS - Komunitas PESTOL (Pemuda Stok Lama) Banyumas Raya merayakan ulang tahun pertamanya Kamis (22/7/2026) dengan semangat kebersamaan dan kedamaian. Meskipun diisi oleh tokoh-tokoh senior dari berbagai latar belakang organisasi masyarakat (ormas) dan gaya hidup yang berbeda, PESTOL membuktikan bahwa perbedaan baju politik maupun wadah organisasi bukanlah penghalang untuk bersatu demi menciptakan suasana kondusif di wilayah Banyumas dan sekitarnya.
Wakil Ketua PESTOL, Elco Ajitosa, menegaskan bahwa kehadiran PESTOL berlandaskan pada prinsip kebersamaan dan ikatan persaudaraan.
"Harapan saya untuk masyarakat Banyumas, entah berbeda suku maupun ormas, kita upayakan situasi yang kondusif, seduluran selawase, dan menjadi motivasi bagi yang lain. Tujuannya jelas: bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Jika ada permasalahan antar ormas atau beda kelompok, kita selesaikan secara damai dan baik-baik," ujar Elco Ajitosa.
Ketua/Tokoh Utama PESTOL, Agung Buwono, menjelaskan bahwa PESTOL bukanlah organisasi masyarakat (ormas) maupun LSM, melainkan sebuah komunitas tempat berkumpul dan berinteraksi secara santai namun membawa misi sosial yang positif. "Kita ini sama-sama orang yang menua tapi tetap ingin bahagia. Di tengah rutinitas dan dinamika sebagai kepala rumah tangga, PESTOL hadir agar kita bisa guyub, rukun, dan saling menyapa. Poin pentingnya, kami ingin memberi contoh kepada anak-anak muda: jika orang-orang tua yang beda baju ormas saja bisa bersatu dan rukun, kenapa anak muda tidak?" ungkap Agung.
Perayaan ulang tahun ke-1 PESTOL turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan perwakilan dari berbagai ormas besar di wilayah Banyumas Raya, di antaranya: Pemuda Pancasila, GRIB Jaya, LSM Harimau, Banser, Skuad Nusantara dan Lowo Ireng dan lainnya.
Selain jajaran pimpinan ormas, kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur elemen masyarakat dan pejabat daerah, seperti Bung Agus Nova (Ketua DPRD), dan dr. Tangguh.
Menandai perjalanan satu tahun berdirinya, PESTOL mencatatkan jumlah anggota yang unik dan simbolis, yaitu tepat 365 anggota merefleksikan jumlah hari dalam satu tahun. Anggota PESTOL tidak hanya berasal dari Banyumas, tetapi juga tersebar dari berbagai daerah seperti Cilacap, Purbalingga, Boyolali, hingga Tasikmalaya.
Ke depan, PESTOL berkomitmen untuk terus berbenah, menjaga eksistensi, serta memperluas manfaat keberadaannya, baik bagi seluruh anggota maupun masyarakat luas di Banyumas Raya.
Menandai HUT pertama, diberikan sejumlah santunan kepada beberapa anggota Ormas, dan panggung hiburan.



