-->
74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark


 

Pemulihan Hubungan Sosial, Semangat Perubahan di Rutan Banyumas


Lingkar keadilan,  BANYUMAS - Upaya memberikan ruang bagi warga binaan untuk bertumbuh dan memperbaiki diri kembali diwujudkan Rutan Kelas IIB Banyumas melalui kegiatan rehabilitasi yang digelar hari ini. Mengusung tema Pemulihan Hubungan Sosial, sesi ini menghadirkan M. Nuh, Pengasuh PP Tadzkirotul Ikhwan, yang memberikan bimbingan dan motivasi langsung kepada warga binaan. Peserta magang turut mendampingi sekaligus mengamati jalannya kegiatan.

Dalam penyampaiannya, M. Nuh menekankan bahwa kemampuan memperbaiki relasi sosial merupakan bekal penting bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat.

“Hubungan sosial yang baik adalah pintu awal untuk memperbaiki hidup. Ketika komunikasi diperbaiki dan hati dilapangkan, kesempatan baru akan datang dengan sendirinya,” ujar M. Nuh.

Ia menambahkan bahwa proses perubahan harus dimulai dari keberanian menghadapi masa lalu.

“Perubahan itu lahir dari kejujuran pada diri sendiri. Tidak perlu menunggu langkah besar, yang penting ada niat dan kemauan untuk memperbaiki diri,” ungkapnya.

Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang dinilai membawa dampak positif bagi pembinaan warga binaan.

“Saya ingin kegiatan ini menjadi jembatan untuk mereka kembali diterima keluarga dan masyarakat. Setiap warga binaan berhak mendapatkan kesempatan kedua selama mereka sungguh-sungguh ingin berubah,” tutur Anggi Febiakto.

Seorang peserta magang Divo yang mengikuti kegiatan juga memberikan kesan terhadap jalannya sesi.

“Kami melihat antusiasme mereka sangat tinggi. Kegiatan seperti ini membuat warga binaan lebih percaya diri dan memahami cara membangun kembali hubungan yang sempat retak,” ujarnya.

Salah satu warga binaan inisial F (28) yang ikut dalam kegiatan rehabilitasi turut menyampaikan tanggapan secara langsung.

“Saya merasa lebih terbuka untuk memperbaiki hubungan dengan keluarga. Ada hal-hal yang selama ini saya abaikan, dan sekarang saya ingin memperbaikinya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Banyumas berharap warga binaan memiliki kesadaran dan kemampuan sosial yang lebih matang sehingga siap kembali berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat setelah menjalani masa pidana.

Posting Komentar

Posting Komentar