-->
74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark


 

Gak Lagi Terkesan 'Seram', PN Purwokerto Kini Lebih Ramah dan Makin Nyaman buat Warga

​PURWOKERTO – Ada yang beda nih kalau kamu mampir ke Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto belakangan ini. Image pengadilan yang dulu dianggap "kaku" atau "seram" pelan-pelan mulai hilang. Sekarang, PN Purwokerto lagi gas pol melakukan pembenahan demi kasih pelayanan terbaik buat warga Banyumas dan sekitarnya.

​Gak tanggung-tanggung, perubahan ini dilakukan di segala sisi. Mulai dari sistem pelayanan perkara yang lebih rapi, fasilitas gedung yang makin oke, sampai perubahan sikap para pegawainya yang kini lebih friendly.

​Ketua PN Purwokerto, Eddy Daulatta Sembiring, bilang kalau semua perubahan ini bermula dari harapan masyarakat yang pengen lembaga peradilan itu bersih. Menurutnya, pengadilan harus jadi tempat orang cari keadilan tanpa harus mikir soal "titip-menitip" atau praktik transaksional.

​"Kita pengen masyarakat bener-bener dapet keadilan. Jadi, gak ada lagi yang namanya layanan transaksional. Semua perkara diputus murni berdasarkan fakta di persidangan," tegas Eddy.

​Bukan cuma soal hukum, suasana kerja di sana juga diubah total. Mulai dari Pak Satpam di depan, petugas PTSP, sampai petugas sidangnya sekarang wajib banget ramah dan humanis. Pokoknya, warga yang datang harus merasa dilayani, bukan malah segan.

​Perubahan ini pun dapet jempol dari para pengguna layanan. Salah satunya Djoko Susanto, yang sudah puluhan tahun bolak-balik beracara di PN Purwokerto. Dia ngerasain banget bedanya suasana pengadilan yang sekarang dibanding dulu.

​"Beberapa tahun terakhir ini perubahannya drastis banget. Pelayanannya jempolan, suasananya nyaman, dan petugasnya ramah-ramah. Udah gak ada lagi kesan seram kalau masuk sini," ceritanya.

​Hal senada juga dirasain sama Jacob Franklin Bistok Sianipar. Menurutnya, fasilitas di PN Purwokerto sekarang udah kayak fasilitas umum yang modern.

​"Ruang tunggunya nyaman banget, petugasnya responsif. Bahkan ada fasilitas minum gratis sama tempat kerja sementara (workstation) juga. Jadi kalau lagi nunggu, kita tetap bisa produktif," kata Jacob.

​Meski sekarang tantangannya lumayan berat—kayak jumlah hakim yang terbatas sementara perkara terus nambah—tim PN Purwokerto tetap komitmen buat jaga integritas. Baginya, integritas itu harga mati.

​Ke depannya, PN Purwokerto janji bakal terus evaluasi dan ningkatin kualitas mereka. Tujuannya cuma satu: biar masyarakat Banyumas bener-bener ngerasain keadilan yang nyata dengan cara yang lebih nyaman dan profesional.

0

Posting Komentar