![]() |
| Polres Purbalingga berikan pelatihan Paham AI) bagi siswa SMK Negeri 1 Bojongsari |
Plt Kasihumas Polres Purbalingga Iptu Dwi Arto mengatakan pelatihan yang digelar ini merupakan kerja sama antara Polri dengan Senopati Academy. Tujuannya meningkatkan literasi digital, mendorong penggunaan AI secara bijak, sekaligus menangkal hoaks.
"Dengan pelatihan ini, para pelajar dibekali dengan wawasan dan pengetahuan dasar pemanfaatan AI. Agar bijak dalam penggunaannya," katanya, Selasa (11/8/2026).
Materi pelatihan disusun dalam empat modul utama. Modul pertama berisi pengenalan dasar AI, modul kedua tentang Etika Penggunaan AI, modul ketiga mengulas tentang Menangkal Hoaks, sedangkan modul keempat tentang pembuatan prompt.
Sebelum materi diberikan, para peserta terlebih dahulu mengisi pre test untuk mengukur pemahaman awal. Setelah modul disampaikan, para siswa kembali mengikuti post test sebagai evaluasi hasil pembelajaran.
Instruktur dari Polres Purbalingga memandu setiap sesi dengan metode interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan, sekaligus berdiskusi mengenai peluang dan tantangan teknologi AI di masa depan.
Kepala SMK Negeri 1 Bojongsari, Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang digelar Polres Purbalingga. Menurutnya dengan pelatihan yang diberikan bisa mengasah kemampuan siswa sehingga AI bermanfaat bukan sebaliknya.
"AI memang sedang tren, banyak manfaat sekaligus tantangan. Harapannya siswa bisa memanfaatkan teknologi ini secara bijak, tidak bergantung sepenuhnya, dan tetap mengasah kemampuan berpikir kritis," katanya.
Kepala SMK Negeri 1 Bojongsari, Mulyadi, menyampaikan terima kasih atas sosialisasi yang diberikan kepolisian. Menurutnya, pemahaman tentang AI penting di tengah derasnya arus globalisasi.
“Dengan pemahaman terhadap AI yang diberikan kepolisian, anak-anak bisa menyikapi penggunaan AI secara bijak termasuk di media sosial,” ujar Mulyadi, Kamis (13/8/2026).
Ia berharap ilmu yang diperoleh siswa dapat ditularkan kepada teman-teman lain sehingga bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari maupun di masyarakat.
Respon positif juga datang dari siswa kelas XII bernama Gery Andreas Saputra. Ia mengaku senang mengikuti pelatihan karena menambah wawasan, memunculkan ide baru, dan mengajarkan penggunaan AI secara bijak.
“Perasaan saya setelah mengikuti kegiatan ini sangatlah senang. Pematerinya ramah, baik, dan memberikan banyak ilmu yang bermanfaat,” ucap Gery.
Hal senada disampaikan Fitriatun Zakiyah, siswi kelas XII. Ia menilai sosialisasi Paham AI memberi banyak manfaat, salah satunya cara membedakan informasi hoaks.
“Dari pelatihan ini, saya bisa mengetahui bagaimana cara membedakan mana hoaks dan mana bukan,” katanya.
Dalam pelatihan tersebut, sebanyak 120 siswa SMK Negeri 1 Bojongsari mendapat edukasi tentang Pengetahuan Dasar AI, Etika Penggunaan AI, Menangkal Hoaks dan Pembuatan Prompt AI. Kegiatan digelar sejak Senin (10/8/2026) hingga Rabu (12/8/2026)




