Lingkar Keadilan, PURWOKERTO, – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba (Zero Halinar). Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga integritas institusi dan memastikan pelayanan publik berjalan tanpa penyimpangan.
Usai apel ikrar Zero Halinar di Bapas Kelas II Purwokerto, Bluri Wijaksono, Amd.IP., S.H., menjelaskan bahwa program Zero Halinar di Bapas Purwokerto difokuskan pada pencegahan penyalahgunaan wewenang dan peredaran narkoba di lingkungan kerja. Hingga saat ini, hasil tes urine rutin yang dilakukan secara mandiri maupun bekerja sama dengan BNNK menunjukkan hasil negatif bagi seluruh pegawai.
"Kami secara intens melakukan internalisasi melalui apel pagi dan pengarahan untuk menjauhi narkoba, karena dampaknya sangat nyata bagi pribadi, keluarga, maupun organisasi," ujar Bluri Selasa, (22/4/2026).
Bluri juga menambahkan bahwa di Bapas Purwokerto tidak ditemukan adanya praktik pungutan liar karena transparansi layanan yang menutup celah penyimpangan tersebut.
Selain fokus pada pembenahan internal, Bapas Purwokerto juga terus meningkatkan kualitas pembimbingan bagi klien pemasyarakatan (mantan narapidana). Salah satu inovasi unggulannya adalah pengoperasian Griya Abhipraya (GA) yang berlokasi di komplek Rutan Banyumas.
Griya Abhipraya berfungsi sebagai wadah bimbingan kemandirian yang memberikan keterampilan praktis bagi para klien agar dapat berintegrasi kembali ke masyarakat. Beberapa unit usaha yang dikelola meliputi:
Jasa Pelayanan: Cuci mobil dan motor.
Kuliner: Warung soto dan penjualan es degan.
Produksi: Kerja sama dengan pihak ketiga (CV Jatra Mas) dalam produksi minyak sereh di Nusakambangan.
Melalui program ini, diharapkan para klien pemasyarakatan tidak hanya mendapatkan bekal mental dan spiritual melalui bimbingan kepribadian, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi untuk mencegah mereka kembali terjerumus ke tindak pidana.




Posting Komentar