-->
74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark


 

Banting Setir dari Debt Collector, Aandes Sukses Budidaya Gurame dengan Modal Minim

Lingkar keadilan, BANYUMAS -  Kisah inspiratif datang dari seorang pria bernama Aandes, yang memilih meninggalkan hiruk-pikuk pekerjaannya sebagai Debt Collector (DC) demi menekuni usaha budidaya ikan gurame. Setelah 23 tahun bergelut di bidang penagihan hutang, Aandes kini sukses mengelola lima kolam ikan di lahan terbatas.

​Keputusannya untuk berpindah haluan didasari rasa jenuh terhadap pekerjaan lamanya. Terinspirasi dari kesuksesan rekan-rekannya, ia mulai memanfaatkan lahan yang ada untuk memulai usaha meskipun tidak memiliki area yang luas.

​"Dulu saya sebagai DC selama 23 tahun. Karena sudah merasa jenuh, kami banting setir," ujar Aandes dalam sesi wawancara tersebut.

​Modal Kecil, Hasil Menjanjikan

Mengawali usaha dengan modal sekitar Rp5 juta, Aandes kini telah mengembangkan fasilitasnya dari satu kolam menjadi lima kolam. Setiap kolam menampung sekitar 200 ekor ikan gurame. Dengan estimasi total hasil panen mencapai 600 kilogram, potensi pendapatan yang diraih cukup menggiurkan mengingat harga pasar ikan gurame saat ini berkisar di angka Rp50.000 per kilogram.

​Perawatan yang Ramah Kantong

Menurut Aandes, memelihara ikan gurame tidaklah rumit. Keunggulan utamanya terletak pada efisiensi pakan, di mana ikan-ikan tersebut cukup diberi konsumsi daun-daunan.

​"Perawatannya sebenarnya tidak begitu ribet, kita hanya cukup mencari pakan yang cukup. Makannya sebatas daun-daunan saja," tambahnya.

​Kini, hasil dari budidaya tersebut terbukti mampu mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya dan menjadi bukti bahwa keterbatasan lahan serta modal bukan penghalang untuk memulai bisnis yang produktif.


0

Posting Komentar