-->
74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark


 

KPU Banyumas Jalin Kerja Sama Strategis dengan Pemkab dan Perguruan Tinggi.

Lingkar keadilan, PURWOKERTO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas tancap gas memperkuat fondasi demokrasi di wilayahnya. Bertempat di Pendopo Sipanji, Jumat (6/3/2026), KPU resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) strategis dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas dan tujuh perguruan tinggi ternama di Purwokerto.

​Langkah ini diambil sebagai upaya kolektif untuk mendongkrak literasi politik dan partisipasi masyarakat, khususnya menjelang agenda-agenda demokrasi mendatang.

​Ketua KPU Banyumas, Rofingatun Khasanah, menegaskan bahwa membangun kesadaran bernegara tidak bisa dilakukan sendirian. Sinergi ini menyasar peran akademisi dan dukungan birokrasi untuk menjangkau pemilih muda secara lebih efektif.

​“Kami ingin membangun sinergi yang kuat agar pendidikan demokrasi tidak hanya menjadi slogan, tapi benar-benar menyentuh masyarakat, terutama generasi Z dan milenial melalui jalur akademik dan layanan publik,” ujar Rofingatun.

​Tak tanggung-tanggung, KPU merangkul tujuh kampus besar dan 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sekaligus:

​Perguruan Tinggi yang Terlibat:

​UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU)

​Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

​Universitas Wijayakusuma (Unwiku)

​Universitas Amikom Purwokerto

​Universitas Harapan Bangsa (UHB)

​STIKOM Yos Sudarso

​Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto

​Dukungan 11 OPD Pemkab:

Dukungan birokrasi datang dari berbagai lini, mulai dari Dinas Pendidikan, Dindukcapil (terkait data pemilih), hingga Dinkes dan Satpol PP. Kehadiran 11 OPD ini memastikan program edukasi pemilih dapat terintegrasi dengan berbagai layanan kemasyarakatan.

​Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, yang hadir langsung memberikan apresiasi tinggi. Ia menekankan bahwa kualitas demokrasi sangat bergantung pada seberapa melek masyarakat terhadap hak dan kewajibannya.

​Melalui kerja sama ini, diharapkan program seperti pendidikan pemilih, riset kepemiluan, dan kegiatan akademik lainnya dapat berjalan lebih optimal di tingkat akar rumput.

Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi buka puasa bersama. Momentum ini sekaligus menjadi simbol kebersamaan dan komitmen untuk menciptakan iklim demokrasi di Banyumas yang lebih partisipatif, berintegritas, dan berkualitas.

Posting Komentar

Posting Komentar