-->
74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark


 

Bupati Cilacap Terjaring Operasi Senyap KPK, Total Kekayaan Rp12 Miliar Jadi Sorotan

Lingkkar keadilan, CILACAP - Kabar mengejutkan datang dari Cilacap Jawa Tengah. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) besar-besaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap pada Jumat (13/3/2026). Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman, bersama enam pejabat lainnya resmi diamankan dan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

​Operasi senyap ini bermula saat tim penindak KPK menjaring puluhan pejabat di tengah agenda rapat di Sekretariat Daerah Cilacap. Sebanyak 26 pejabat kemudian digiring menggunakan bus menuju Gedung Satreskrim Polresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan intensif.

​Syamsul tiba di markas kepolisian sekitar pukul 16.15 WIB. Menariknya, rombongan tidak menggunakan kendaraan dinas mewah, melainkan bus umum dan kendaraan operasional tim penyidik. Pemeriksaan berlangsung maraton selama hampir lima jam di bawah pengawalan ketat.

​Sekitar pukul 21.00 WIB, Bupati Syamsul terlihat keluar dari ruang pemeriksaan mengenakan kemeja putih dan celana hitam. Tanpa memberikan sepatah kata pun kepada awak media yang telah menunggu sejak sore, ia langsung memasuki mobil operasional untuk diberangkatkan menuju Jakarta melalui jalur kereta api.

​Informasi di lapangan menyebutkan bahwa dari 26 orang yang diperiksa, tujuh orang termasuk Bupati dan Sekretaris Daerah Sadmoko Danardono dibawa ke markas pusat KPK. Sementara itu, sekitar 20 pejabat lainnya dipersilakan kembali ke Cilacap.

​Penyegelan Kantor dan Konfirmasi KPK

​Aksi KPK tidak berhenti pada penangkapan personel. Tim penyidik juga melakukan penyegelan terhadap sejumlah ruangan strategis di kompleks Pemkab Cilacap, termasuk ruang kerja Sekretaris Daerah. Garis segel putih bertuliskan "Dalam Pengawasan KPK" kini menghiasi pintu kantor tersebut.

​Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengonfirmasi kebenaran operasi ini. "Benar," jawabnya singkat saat ditanya mengenai penangkapan Bupati Cilacap.

​Catatan Kekayaan

​Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru yang dilaporkan pada Januari 2026, Syamsul Aulia Rachman tercatat memiliki kekayaan bersih mencapai Rp12,03 miliar. Sebagian besar hartanya berupa aset tanah dan bangunan senilai Rp8,15 miliar serta koleksi kendaraan senilai Rp1,4 miliar.

​Hingga saat ini, KPK belum merinci pasal yang disangkakan maupun jumlah uang yang disita dalam operasi tersebut. Lembaga antirasuah itu menjanjikan informasi resmi akan disampaikan dalam waktu dekat setelah status hukum para pihak ditentukan.

0

Posting Komentar