Lingkar keadilan, PURWOKERTO – Semangat kebinekaan mewarnai suasana sore di kawasan Perempatan Karanglewas, Purwokerto Barat. Sebanyak 2.000 paket takjil gratis dibagikan kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar oleh gabungan lintas komunitas dalam aksi sosial yang digelar pada Rabu (04/03/2026) mulai pukul 16.30 WIB.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Paguyuban Warga Keturunan Tionghoa Purwokerto (PWKT) berkolaborasi dengan Pers Mitra Kerja, DPC Peradi SAI Purwokerto, Rotary Club, hingga komunitas Profesional Usahawan Katolik.
Aksi ini tampil unik dengan kehadiran panitia yang mengenakan beragam atribut khas, mulai dari pakaian adat Tionghoa hingga busana Muslim, serta melibatkan tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang agama—termasuk Katolik, Kristen, Islam, Buddha, hingga penganut kepercayaan lokal.
Ketua Profesional Usahawan Katolik Purwokerto, Koko Prayitno, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas berbagi makanan, melainkan upaya memperkuat persatuan di Kabupaten Banyumas.
"Kami ingin merawat kebinekaan dan bersatu dalam damai. Toleransi tidak cukup hanya disampaikan melalui wacana, tetapi perlu diwujudkan melalui aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Joko. Ia menambahkan bahwa keterlibatan berbagai elemen profesional dan pengusaha ini merupakan bentuk kontribusi nyata bagi kedamaian daerah.
Apresiasi juga datang dari masyarakat. Olig, salah satu warga yang melintas, menilai kegiatan ini merupakan edukasi visual yang sangat baik bagi generasi muda.
"Ini tindakan yang bagus sekali, bisa jadi contoh buat anak muda bahwa kita semua bisa bersama dalam toleransi tanpa memandang perbedaan agama," ungkapnya.
Kegiatan berbagi takjil ini diharapkan menjadi simbol kuat kerukunan antarumat beragama di Purwokerto. Selain membantu warga yang masih menempuh perjalanan saat waktu berbuka puasa, aksi ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarwarga tanpa sekat suku dan agama.
Panitia berkomitmen untuk terus menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan setiap bulan Ramadan guna menjaga api toleransi dan kepedulian sosial di wilayah Banyumas tetap menyala.
Aksi sosial ini merupakan kolaborasi multipihak yang terdiri dari Paguyuban Warga Keturunan Tionghoa (PWKT) Purwokerto, organisasi profesi hukum (Peradi SAI), unsur pers, serta komunitas pengusaha dan lintas iman yang berfokus pada kemanusiaan dan kerukunan sosial di wilayah Banyumas.




Posting Komentar