-->
74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark


 

Al Irsyad Bimbing WBP Rutan Banyumas, Menuju Perubahan Positif



Lingkar Keadilan, BANYUMAS - Rutan Kelas IIB Banyumas terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pembinaan rohani bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui penyelenggaraan pengajian rutin bekerja sama dengan Al Irsyad Banyumas. Kegiatan yang digelar pada Jumat (12/12) ini menjadi salah satu upaya penting dalam membentuk karakter, akhlak, serta mental positif bagi WBP selama menjalani masa pembinaan.

Pengajian berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh antusiasme. Para WBP terlihat mengikuti materi dengan seksama, mulai dari bacaan ayat suci, tausiyah, hingga sesi motivasi keagamaan. Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya memperbaiki diri, memahami makna kesabaran, mengelola emosi, dan memperkuat hubungan dengan Allah sebagai pondasi perubahan hidup.

Salah satu pemberi materi dari Al Irsyad ust. Sufyan menyampaikan bahwa pembinaan rohani tidak hanya membantu menenangkan batin, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran spiritual yang menjadi bekal berharga bagi para WBP ketika kembali ke masyarakat.

"Kami berharap pengajian ini dapat menjadi jalan bagi para Warga Binaan untuk memperbaiki diri, memperkuat akhlak, dan membangun kembali semangat keislaman yang mungkin sempat pudar. Semoga ilmu yang disampaikan dapat menjadi bekal mereka ketika kembali hidup bermasyarakat," ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapatkan respons positif dari para WBP. Salah satu peserta pengajian, R (35), mengungkapkan rasa terima kasihnya karena melalui kegiatan seperti ini, ia dan WBP lainnya merasa dihargai dan diberi ruang untuk memperbaiki diri.

"Kami berharap kerja sama dengan Al Irsyad dapat terus berjalan secara konsisten sehingga pembinaan rohani di Rutan Kelas IIB Banyumas semakin kuat. Kegiatan ini kami harapkan mampu membentuk karakter WBP agar lebih sabar, tenang, dan siap menjalani perubahan positif dalam hidupnya," tuturnya dengan penuh harapan.

Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, menegaskan bahwa pembinaan rohani memiliki pengaruh besar dalam mendukung upaya perubahan perilaku WBP. Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus ditingkatkan agar manfaatnya semakin dirasakan.

"Kami berharap pengajian seperti ini tetap rutin dilakukan karena membuat kami merasa lebih dekat dengan agama. Nasihat-nasihat yang diberikan membantu kami memperbaiki cara pandang dan membuat hati lebih tenang. Semoga kami bisa menjadi pribadi yang lebih baik ketika bebas nanti," ungkapnya.

Dengan diselenggarakannya pengajian rutin ini, Rutan Kelas IIB Banyumas berharap dapat terus menciptakan lingkungan pembinaan yang manusiawi, penuh nilai spiritual, serta mampu mendorong WBP untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

Posting Komentar

Posting Komentar