Lingkar keadilan, BANYUMAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Pada Rabu (20/05/2026), warga binaan Rutan Banyumas sukses menggelar panen sayur kemangi dan buncis di
Kegiatan panen ini melibatkan 5 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang selama ini telah tekun merawat area perkebunan tersebut. Program ini dilaksanakan dalam rangka menyukseskan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait ketahanan pangan dan pembekalan kemandirian bagi para warga binaan.
Kepala Rutan Banyumas, Anggi Febiakto, melalui Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Sigit Purwanto, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan panen ini. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar aktivitas bercocok tanam biasa, melainkan wadah pembinaan yang produktif.
"Panen ini merupakan bukti nyata dari keberhasilan program pembinaan kemandirian di Rutan Banyumas. Kami ingin memastikan bahwa ketika warga binaan bebas nanti, mereka memiliki keterampilan berharga yang bisa langsung diterapkan di masyarakat," ujar Sigit Purwanto di sela-sela kegiatan panen.
Dalam panen kali ini, para warga binaan berhasil memetik 16 ikat kemangi segar dan 5 kg buncis berkualitas baik. Seluruh hasil panen tersebut tidak hanya dikonsumsi untuk kebutuhan internal, tetapi juga langsung didistribusikan dan dijual ke Pasar Banyumas.
Staf Bimbingan Kemandirian Program Ketahanan Pangan, Supyan, yang mendampingi langsung proses panen dari awal hingga akhir, menjelaskan bahwa respons pasar terhadap hasil sayuran dari Rutan Banyumas sangat positif.
> "Sayuran yang kita hasilkan ini murni organik dan dirawat dengan baik oleh teman-teman warga binaan. Alhamdulillah, hasilnya segar-segar. Setelah ini langsung kita kemas untuk didistribusikan dan dijual ke Pasar Banyumas karena permintaannya lumayan tinggi," kata Supyan.
Melalui program ketahanan pangan ini, Rutan Banyumas berharap dapat terus berkontribusi positif bagi masyarakat sekitar sekaligus membentuk karakter warga binaan yang mandiri, produktif, dan siap kembali ke tengah masyarakat dengan bekal keahlian yang bermanfaat.



