Lingkar keadilan, PURBALINGGA - Polres PurbaIingga menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di halaman Satpas PurbaIingga, Kamis (12/3/2026). Apel menunjukkan kesiapan Polres Purbalingga bersama stakeholder lainnya dalam mengamankan Idul Fitri 2026.
Apel dipimpin oleh Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif didampingi Kapolres Purbalingga AKBP Anita Indah Setyaningrum dan Dandim PurbaIingga Letkol Inf. Aries Ika Satria. Sedangkan pasukan apel merupakan personel TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, PMI dan relawan.
Bupati Purbalingga dalam amanat membacakan Amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Isi amanat di antaranya apel gelar pasukan ini merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personelmaupun sarana dan prasarana.
"Sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektoral dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri 1446 H dapat berjalan aman, nyaman, tertib dan lancar," kata Bupati membacakan amanat.
Disampaikan bahwa kita akan menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri yang merupakan salah satu agenda penting nasional. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia,potensi pergerakan masyarakat pada lebaran tahun 2026 mencapai 143,9 juta orang atau turun sebesar 1,75 persen dibanding tahun 2025.
"Meskipun demikian, kita tetap perlu mengantisipasi apabila terjadi peningkatan dalam realisasi pergerakannya. Terlebih lagi terdapat stimulus kebijakan pemerintah memberikan kenyamanan dan kemudahan masyarakat untuk melaksanakan mudik," ucap Bupati dalam amanat.
Lebih lanjut disampaikan, guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri dan libur lebaran, Polri dan stakeholder terkait menyelenggarakan operasi terpusat dengan sandi "Ketupat 2026".
"Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan," jelas Bupati membacakan amanat.
Selanjutnya dijelaskan tentang prediksi puncak arus mudik dan balik Lebaran 2026 terjadi dalam dua gelombang. Dimana puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14 sampai 15 Maret 2026 dan 18 sampai 19 Maret 2026. Sedangkan puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 sampai 25 Maret 2026 dan 28 sampai 29 Maret 2026.
"Polri telah menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan serta 343 pos terpadu. Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa Masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara," lanjut Bupati membacakan amanat.
Menutup amanat, disampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan gabungan baikndari unsur TNI, Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertanian, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, Pramuka dan mitra kamtibmas lainnya yang berpartisipasi dalam mendukung Operasi Ketupat 2026.
Usai apel gelar pasukan dilakukan pengecekan sarana dan prasaran serta kendaraan pendukung Operasi Ketupat Candi 2026. Termasuk kendaraan pendukung inovasi yang disiapkan Polres Purbalingga.




Posting Komentar