-->
74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

 


Rutan Banyumas Gelar POR WBP 2026, Wujudkan Warga Binaan yang Sehat, Sportif, dan Berdaya



lingkarkeadila.com | BANYUMAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas menyelenggarakan Pekan Olahraga Warga Binaan Pemasyarakatan (POR WBP) 2026 dalam rangka menyambut Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada Senin (2/11/2026) di lapangan olahraga Rutan Banyumas dengan melibatkan peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan Angkatan I Tahun 2026 sebagai penyelenggara, didampingi oleh petugas pemasyarakatan.

POR WBP 2026 mengusung tema “Melalui Olahraga Kita Wujudkan Warga Binaan yang Sehat, Sportif, dan Berdaya”. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendukung program pembinaan warga binaan melalui aktivitas olahraga yang positif, sekaligus mempererat persaudaraan dan membangun suasana yang sehat, kompetitif, serta kondusif di lingkungan pemasyarakatan.

Rangkaian pertandingan dalam POR WBP 2026 meliputi tiga cabang olahraga, yaitu bola voli beregu, tenis meja tunggal, dan catur perorangan. Peserta merupakan perwakilan warga binaan dari setiap blok atau kamar yang memenuhi persyaratan, termasuk berkelakuan baik, berbadan sehat, serta memperoleh izin dari Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR).

Pelaksanaan pertandingan menggunakan sistem yang disesuaikan dengan masing-masing cabang olahraga. Bola voli menerapkan sistem setengah kompetisi pada fase grup yang dilanjutkan dengan sistem gugur pada babak semifinal. Sementara itu, tenis meja menggunakan sistem gugur, sedangkan catur menerapkan sistem Swiss atau sistem gugur sesuai jumlah peserta dengan mengacu pada aturan standar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi).

Peserta MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan, Naitra Lazuardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengikuti aktivitas yang positif sekaligus membangun kebersamaan melalui olahraga.

“Dengan adanya kegiatan olahraga ini, kami berharap seluruh warga binaan dapat mengikuti setiap pertandingan dengan tertib, aman, dan kondusif. Kami juga ingin menjadikan kegiatan ini sebagai sarana untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan sportivitas, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di antara warga binaan. Kami berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat positif bagi semua peserta,” ungkap Naitra.

Sementara itu, Sigit Purwanto selaku Kepala Subbagian Pengelolaan Rutan Banyumas yang bertugas sebagai penasihat kegiatan menyampaikan bahwa penyelenggaraan POR WBP 2026 merupakan langkah positif dalam mendukung proses pembinaan warga binaan melalui kegiatan olahraga.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan dapat memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, menjaga kesehatan, serta menumbuhkan nilai-nilai kedisiplinan dan sportivitas. Saya juga berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif. Jadikan kegiatan ini sebagai sarana mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, dan menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan,” ungkap Sigit.

Rangkaian POR WBP 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 2 November hingga 28 Desember 2026. Babak penyisihan dilaksanakan hingga 23 Desember 2026, kemudian dilanjutkan dengan babak semifinal dan final pada 26–28 Desember 2026. Adapun penutupan kegiatan dan penyerahan hadiah direncanakan pada 2 Januari 2027 di lapangan olahraga Rutan Banyumas.

Selain menjadi sarana untuk menjaga kebugaran jasmani, kegiatan ini diharapkan dapat membantu mengurangi tingkat stres warga binaan selama menjalani masa pidana. Nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas, kerja sama tim, dan solidaritas yang ditanamkan melalui pertandingan juga menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembinaan dan rehabilitasi sosial. 

Melalui penyelenggaraan POR WBP 2026, Rutan Banyumas berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pembinaan yang positif, humanis, dan produktif. Diharapkan kegiatan ini mampu mendorong warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih sehat, menjunjung tinggi sportivitas, serta memiliki bekal karakter positif sebagai bagian dari proses kembali ke masyarakat.