-->
74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark

 


Wujudkan Masyarakat Sehat, Rutan Banyumas Siap Berkolaborasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

lingkarkeadilan.com |PURWOKERTO – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banyumas turut hadir dalam acara Koordinasi, Advokasi, dan Sosialisasi dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Tingkat Kabupaten Banyumas. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan sinergi antar-instansi ini diselenggarakan di Krisna Ballroom, Java Heritage Hotel, Purwokerto, pada Kamis (29/10/2026).

Kehadiran Rutan Banyumas dalam kegiatan ini diwakili oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Sigit Purwanto, mewakili Kepala Rutan Banyumas, Anggi Febiakto.

.

Wakil Bupati Banyumas, Dwi Asih Lintarti, dalam arahannya menyampaikan bahwa pembangunan kesehatan merupakan salah satu kunci utama untuk mewujudkan Banyumas yang produktif, adil, dan sejahtera. Menurutnya, tantangan kesehatan di Banyumas masih cukup besar, meliputi penyakit menular seperti HIV dan Demam Berdarah Dengue (DBD), hingga penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, jantung, dan stroke yang membutuhkan perhatian serius.

"Kita tidak boleh hanya berfokus pada pengobatan ketika masyarakat sudah sakit. Kita harus memperkuat pencegahan, pemeriksaan kesehatan secara berkala, deteksi dini, serta penanganan kasus secara cepat dan tepat. Prinsipnya sederhana, lebih baik mencegah daripada mengobati. Upaya ini tidak bisa dibebankan hanya kepada satu pihak saja, melainkan membutuhkan dukungan seluruh perangkat daerah, institusi, dunia pendidikan, hingga masyarakat luas," tegas Dwi Asih Lintarti.

.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Banyumas, Agus Anggraito, menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini difokuskan untuk meningkatkan peran serta lintas program dan lintas sektor.

"Melalui kegiatan ini, kita menyosialisasikan dan mengkoordinasikan program P2P guna memacu kinerja SDM di bidang kesehatan. Materi yang dibahas meliputi komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas, strategi penguatan surveilans epidemiologis dan respons penyakit, sinkronisasi perencanaan dan penganggaran, hingga evaluasi pelaksanaan program," ujar Agus.

.

Guna memperdalam materi, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Pejabat Fungsional Epidemiolog Kesehatan Ahli Madya Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Asmuri, SKM., M.Kes.; Triadi Prasetyo

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia di Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah) Kabupaten Banyumas yang memaparkan materi khusus terkait sinkronisasi perencanaan dan penganggaran.


Menanggapi hasil rapat koordinasi tersebut, Rutan Banyumas menyatakan dukungan penuh atas program P2P dan siap berkolaborasi secara berkesinambungan dengan jajaran dinas kesehatan demi menekan angka kesakitan, khususnya di lingkungan pemasyarakatan.

"Kami di Rutan Banyumas sangat mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten. Kami siap bersinergi dan berkolaborasi untuk memastikan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan tetap terjaga," ujar Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Sigit Purwanto.

Lebih lanjut, Sigit juga menekankan bahwa komitmen di bidang kesehatan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari dedikasi Rutan Banyumas dalam menghadirkan pelayanan prima. "Perlu kami tegaskan kembali, seluruh layanan publik di Rutan Kelas IIB Banyumas, termasuk layanan pembinaan dan kesehatan bagi warga binaan, dipastikan selalu berpedoman pada integritas dan diberikan kepada masyarakat maupun warga binaan secara gratis, sama sekali tidak dipungut biaya apa pun," pungkasnya.

Sinergi lintas sektoral ini terlihat dari antusiasme peserta yang hadir, mulai dari Camat se-Kabupaten Banyumas, para Kepala Puskesmas, Direktur RSUD di Kabupaten Banyumas, Denkesyah 04.04.01 Purwokerto, Klinik Pratama Bhayangkara Polresta Banyumas, hingga perwakilan dari instansi pemasyarakatan termasuk Lapas Narkotika Purwokerto dan Lapas Purwokerto.