Lingkar keadilan, BANYUMAS - Satuan Lalu Lintas Polresta Banyumas kembali menggelar program “Polantas Menyapa” dengan menyasar komunitas pengemudi ojek online yang tergabung dalam Komunitas Ojek Online Cinta Kamtibmas (KOCAK), Kamis (7/5/2026). Kegiatan berlangsung di Niloh Cafe, Purwokerto, dalam suasana santai namun sarat edukasi.
Dipimpin langsung Kasat Lantas AKP Achmad Riedwan Prevoost, SIK, kegiatan ini dihadiri jajaran anggota Satlantas serta puluhan pengemudi ojek online. Dalam forum tersebut, polisi tidak hanya memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas, tetapi juga membuka ruang diskusi interaktif terkait berbagai persoalan di jalan raya.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi, SH, SIK, MH, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam membangun kesadaran berlalu lintas.
“Melalui kegiatan ini, kami Polresta Banyumas ingin menjalin komunikasi dua arah dengan rekan rekan ojek online. Mereka adalah mitra strategis di lapangan yang berperan penting dalam menciptakan keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Kapolresta menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga ketertiban di jalan.
“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas ojek online, untuk menjadi pelopor keselamatan dan tertib berlalu lintas,” kata Kombes Pol Petrus Silalahi.
Selain sosialisasi, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis berupa helm kepada perwakilan komunitas, serta pemberian cendera mata sebagai bentuk apresiasi. Para peserta pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi dan kendala yang dihadapi saat bekerja di lapangan.
Salah satu anggota komunitas KOCAK mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat. “Kami jadi lebih paham aturan dan merasa dilibatkan. Harapannya kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Kegiatan “Polantas Menyapa” ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara Polresta Banyumas dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas.



