-->
74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark


 

Nguri-uri Budaya, Pemkab Banyumas Bakal Perbanyak Pentas Wayang Gagarag Banyumasan

Lingkar keadilan, BANYUMAS -  Pemerintah Kabupaten Banyumas menegaskan komitmennya untuk terus melestarikan dan mengembangkan seni tradisional, khususnya Wayang Gagarag Banyumasan. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas, Agus Nurhadie, saat memberikan sambutan dalam acara pergelaran wayang kulit semalam suntuk di Kalirajut, Desa Notog, Kecamatan Patikraja, pada Selasa malam (28/3/2026).

​Dalam acara tersebut, Agus Nurhadie mengungkapkan rasa bangganya atas pengakuan yang diterima Gagarag Banyumasan dalam festival wayang di Jakarta baru-baru ini. Menurutnya, seni khas daerah ini telah diperhitungkan dan diakui memiliki indikator penilaian di tingkat nasional.

​"Kita patut bangga karena dalam festival wayang kemarin di Jakarta, ternyata Gagarag Banyumasan sudah diperhitungkan dan sudah dinilai memiliki indikator, sehingga secara nasional diakui," ujar Agus di hadapan para penonton pergelaran.

​Terkait regenerasi, Sekda memberikan apresiasi khusus kepada Mas Panji, seorang dalang muda yang dinilai menjadi pionir dalam menghidupkan kembali pakem Gagarag Banyumasan di tengah terbatasnya jumlah dalang yang menguasai gaya tersebut.

​Meski tahun ini terdapat efisiensi anggaran, Agus menekankan bahwa pelestarian budaya tetap menjadi prioritas utama yang tertuang dalam Trias Program Bapak Bupati. Ke depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan mengambil langkah-langkah strategis, di antaranya:

​Peningkatan SDM: Mengadakan pelatihan-pelatihan khusus bagi para dalang untuk menambah jumlah praktisi Gagarag Banyumasan yang saat ini dirasa masih sangat sedikit.

​Ruang Ekspresi: Menyiapkan anggaran untuk penyelenggaraan event atau pentas wayang secara rutin agar hasil pelatihan dapat langsung dipentaskan dan dinikmati masyarakat.

​Komitmen Kebijakan: Memastikan upaya nguri-uri (melestarikan) dan peningkatan budaya tetap menjadi fokus utama kebijakan pemerintah daerah.

​Langkah-langkah ini akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Bapak Bupati agar menjadi komitmen berkelanjutan demi menjaga identitas budaya Banyumas tetap eksis bagi generasi mendatang.

0

Posting Komentar