-->
74HssqAmpAieSQYdpeY0UHJ3eJx0ro2Bjc2BCzNj
Bookmark


 

Polresta Banyumas: Sikat Balap Liar yang Meresahkan!

Lingkar keadilan, BANYUMAS — Upaya menekan aksi balap liar di wilayah Purwokerto dan sekitarnya terus digencarkan jajaran Polresta Banyumas. Melalui patroli intensif yang digelar Satlantas bersama dukungan Polsek jajaran, sejumlah titik rawan disisir guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Kegiatan patroli dilaksanakan pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari (29–30 Mei 2026), menyasar sejumlah ruas jalan strategis di dalam kota Purwokerto, seperti Jalan Gatot Soebroto, Soepardjo Rustam, hingga Jalan Jenderal Soedirman. Patroli ini dilakukan sebagai respons atas aduan masyarakat terkait maraknya balap liar yang meresahkan dan membahayakan pengguna jalan.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi, SH, SIK, MH, menjelaskan bahwa, patroli dilakukan secara mobiling sekaligus dialogis dengan masyarakat untuk mencegah munculnya kerumunan maupun aktivitas balap liar.

“Selain patroli, kami juga melakukan pendekatan dialogis kepada masyarakat dan para remaja yang masih berkumpul di sejumlah titik. Tujuannya untuk memberikan imbauan sekaligus mencegah potensi gangguan sejak dini,” ujarnya.

Dari hasil patroli tersebut, petugas menindak empat pelanggaran kendaraan roda dua yang terindikasi melanggar aturan lalu lintas dan berpotensi menganggu Kamseltibcar lantas. 

Sementara itu, pengawasan juga diperkuat oleh jajaran Polsek. Diantaranya, Polsek Kembaran yang melaksanakan patroli dan siaga di perbatasan Pliken–Sokaraja, salah satu titik yang kerap dijadikan lokasi balap liar oleh sekelompok remaja.

Langkah terpadu ini menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menekan potensi pelanggaran sekaligus menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya. 

“Keselamatan adalah prioritas. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk ikut mengawasi aktivitas anak anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan berbahaya seperti balap liar. Balap liar tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berisiko tinggi terhadap keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya, tegasnya.

Dengan patroli rutin yang dilakukan, diharapkan ruang gerak pelaku balap liar semakin sempit, sekaligus menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib bagi seluruh pengguna jalan.